“Explore To Learn” Home Schooling Primagama Goes To Kampung Horta

hs_jakbar

Memberitahu peraturan berulang-ulang dimana saja,kususnya bagi siswa agar tidak berkata kotor.

 

    Jakarta. Kemampuan kognitif dan kemampuan afektif merupakan pencapaian dalam belajar. Kemampuan kognitif merupakan kemampuan yang mencangkup kemampuan otak (mental), ranah kognitif mempunyai 6 aspek yaitu : pengetahuan (knowledge), pemahaman (comprehension), penerapan (application), analisis (analysis), sintesis (syntesist), penilaian (evaluation). Tujuan dari aspek kognitif berorientasi pada kemampuan berpikir yang mencakup kemampuan mengingat sampai dengan kemampuan memecahkan masalah. Sedangkan kemapuan afektif merupakan watak atau perilaku seperti emosi, minat dan sikap, dan hasil belajar afektif akan terlihat pada berbagai tingkah laku siswa, ranah afektif meliputi : menerima atau memperhatikan (Receiving atau attending) , menanggapi (Responding), menilai atau menghargai (Valuing ), mengatur atau mengorganisasikan (Organization), karakterisasi satu nilai atau lebih (Characterization by evalue or value complex).

 

    Dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan kemampuan afektif siswa Homeschooling Primagama Meruya, maka Homeschooling Primagama meruya menyelenggarakan kegiatan field trip. Kegiatan fieldtrip diselenggarakan pada Sabtu 11 Februari 2017 dengan tema “Explore to Learn” di Kampung Horta, Ciomas, Bogor. Fieldtrip diadakan bertujuan agar siswa lebih bisa meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan melatih tanggung jawab siswa ( afektif ). Kegiatan yang dilakukan oleh siswa-siswa Homeschooling Primagama Meruya diantaranya adalah, membuat kue tradisional, membuat boneka horta dan belajar memanah.

 

    Adapun Rangkaian kegiatan dalam acara fieldtrip Homeschooling Primagama Meruya diantaranya, membuat kue tradisional yaitu kue klepon tujuannya adalah agar siswa-siswi mengetahui kue tradisional khas sunda dengan bahan dasar ubi, sagu, gula merah dan pewarna makanan. Kegiatan kedua adalah membuat tanaman hidroponik atau terrarium. Siswa-siswi daiajak untuk membuat tanaman terrarium sederhana Kegiatan ketiga adalah siswa-siswi belajar membuat boneka horta, yaitu bonek berbahan dasar serbuk kayu. Siswa-siswi membuat boneka horta sesuai dengan kreatifitasnya masing. Kegiatan ini bertujuan untuk merangsang imajinasi siswa akan hal-hal yang berunsur seni. Dan kegiatan yang terakhir adalah belajar memanah dengan tujuan melatih konsentasi dan focus siswa-siswi Homeschooling Primagama Meruya.

 

    Menurut Fathia Putri, S.Psi selaku Staf Psikologi beliau mengatakan Proses pembelajaran tidak hanya dilakukan dalam kelas, berbagai metode dapat dilakukan dengan tujuan pembelajaran dapat dipahami dengan baik oleh siswa. Salah satunya belajar melalu praktek, siswa dapat langsung melakukan kegiatan sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Oleh sebab itu, diadakan kegiatan fieldtrip yg  bertujuan untuk membuat pemahaman siswa lebih komprehensif. Selain itu fieldtrip kali ini juga ditujukan utk membentuk karakter siswa. Seperti yang diketahui karakter merupakan bekal yang penting bagi siswa di masa depan. Secara spesifik kegiatan yg dilakukan dalam fieldtrip bertujuan untuk meningkatkan kepedulian siswa akan lingkungan, menginspirasi siswa untuk lebih peduli dengan lingkungan, dan melatih serta mengembangkan tanggung jawab siswa.

 

 

Penulis  :Ria A.

 

8,644 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini